Loncat ke daftar isi utama

Kami menghubungkan kaum muda dengan para pembuat kebijakan.

Berikan suara kepada anak-anak dan kaum muda!

Berdasarkan jaringan (pemuda) kami dan semua anak serta remaja yang berpartisipasi dalam program kami, kami sedang membangun Panel Hak Anak Digital. Di setiap negara, kami menjalin hubungan antara lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan pegawai di pemerintahan setempat. Anak-anak berusia antara 10 dan 18 tahun memberikan pendapat, keinginan, dan masukan mereka tentang kehidupan digital mereka. Kami memberi mereka suara!

Hasil Panel Hak Anak Digital

Berikut adalah contoh apa yang dikatakan anak-anak dan remaja Belanda tentang kehidupan digital mereka:

Banyak anak-anak dan remaja di Belanda percaya bahwa mereka selalu memiliki akses yang cukup ke lingkungan digital. Namun, hal ini tidak selalu berlaku untuk semua orang! Sungguh menggembirakan mendengar bahwa anak-anak dan remaja biasanya dapat belajar dengan cukup dan menikmati kehidupan digital mereka. Mereka juga percaya bahwa berkat dunia digital, mereka dapat berkembang dengan baik dan memiliki peluang yang cukup. Oleh karena itu, penting untuk menekankan bahwa dunia digital bermanfaat bagi anak-anak dan remaja, meskipun masih banyak hal yang perlu diperbaiki!

Banyak anak di Belanda menyatakan bahwa mereka merasa tidak aman di dunia digital dan menderita pelanggaran privasi. Misalnya, anak-anak dan remaja menerima banyak informasi yang salah dan tidak pantas secara online dan mereka sering merasa terlalu lama berada di depan layar. Masalah lain yang sering dialami anak-anak dan remaja secara online menyangkut pelecehan seksual atau menerima pesan seksual dan tuduhan palsu. Yang mengkhawatirkan adalah, menurut banyak anak dan remaja, kehidupan digital tidak selalu baik untuk kesehatan (mental) mereka.

Beberapa anak dan remaja di Belanda mendapati bahwa mereka tidak selalu mudah memahami lingkungan digital. Mereka mengalami bahwa kepentingan mereka sendiri tidak selalu menjadi prioritas utama. Sayangnya, sebagian besar anak dan remaja juga merasa bahwa mereka tidak selalu merasa bebas untuk berpikir, berkeyakinan, dan melakukan segala hal di dunia digital.

Anak-anak dan remaja di Belanda memiliki pengalaman yang beragam di dunia maya dalam hal (dengan aman) menyampaikan pendapat mereka. Di satu sisi, mereka sering merasa tidak didengarkan, dan di sisi lain, seringkali mereka mendapat masalah karena reaksi negatif akibat menyampaikan pendapat mereka. Terakhir, sangat mengejutkan bahwa anak-anak dan remaja tidak cukup memahami aturan di lingkungan digital dan tidak selalu mengikuti aturan tersebut. Di dunia digital, mereka tidak hanya memiliki hak, tetapi juga kewajiban.

Inilah tantangan kita

Orang tua, pengasuh, guru, dan para profesional tidak cukup menyadari pengalaman negatif yang dialami anak-anak di dunia maya dan mereka tidak mendengarkan dengan baik dan terstruktur pendapat dan masukan dari anak-anak dan kaum muda tentang peningkatan lingkungan digital. Sebagai negara anggota PBB, oleh karena itu kita tidak cukup mematuhi bagian penting dari Komentar Umum 25 Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam hal:

Menghargai pandangan anak

“Negara anggota harus meningkatkan kesadaran anak-anak tentang sumber daya digital untuk mengekspresikan pendapat mereka dan mempromosikan akses ke sumber daya tersebut, serta memberikan pelatihan dan dukungan kepada anak-anak agar dapat berpartisipasi secara setara dengan orang yang lebih tua, jika perlu secara anonim, sehingga mereka dapat berpartisipasi secara efektif untuk membela hak-hak mereka, secara individu dan sebagai kelompok.

Dalam mengembangkan undang-undang, kebijakan, program, layanan, dan pelatihan tentang hak-hak anak dalam kaitannya dengan dunia digital, negara anggota harus melibatkan semua anak dan mendengarkan kebutuhan mereka serta mempertimbangkan pandangan mereka dengan saksama. Negara tersebut harus memastikan bahwa penyedia layanan digital secara aktif terlibat dengan anak-anak, menerapkan perlindungan yang sesuai, dan mempertimbangkan pandangan anak-anak saat mengembangkan produk dan layanan.

Negara anggota didorong untuk menggunakan lingkungan digital untuk meminta pendapat anak-anak tentang langkah-langkah legislatif, administratif, dan lainnya yang relevan, serta untuk memastikan bahwa pandangan mereka ditanggapi dengan serius dan partisipasi anak-anak tidak mengakibatkan pemantauan atau pengumpulan data yang tidak perlu yang melanggar hak mereka atas privasi, kebebasan berpikir, dan pendapat. Negara anggota harus memastikan bahwa proses konsultasi mencakup anak-anak yang tidak memiliki akses ke teknologi atau yang tidak memiliki keterampilan untuk menggunakannya.”

Platform partisipasi

Silakan lihat platform Permainan Hak Anak kami dengan berbagai bentuk Panel untuk anak-anak dan remaja.